Movie Review
Information about film, movie and products related to entertainment.
 

Home | Free Download Games | Cheap Advertise | Domain Get Paid


Wednesday, 16 April 2008
Ghost Rider
Film yang dirilis pada Februari tahun lalu ini digarap apik oleh Mark Steven Johnson. Film yang berdasarkan komik Marvel ini dibintangi oleh Nicholas Cage, Eva Mendes, Brett Cullen, Wes Bentley, Sam Elliott dan banyak lagi menceritakan tentang kisah hidup Johnny Blaze (Nicholas Cage) sebagai pengendara hantu (Ghost Rider).

Kehidupan Johnny sebelumnya baik-baik saja, ia mempunyai pacar yang cantik. Akan tetapi setelah mengetahui ayahnya menderita kangker, maka muncul Mephistopheles yang menawarkan bahwa ia bisa menyembuhkan penyakit ayahnya dan sebagai gantinya Johnny menukarnya dengan jiwanya. Belum sempat Johnny setuju, ia terkena paku yang berada di atas surat kontrak itu dan menyebabkan jarinya berdarah sekaligus menandakan bahwa Johnny setuju dengan perjanjian tersebut. Keesokan harinya, ia mendapati ayahnya segar bugar dan penyakin kangker yang diderita ayahnya hilang. Namun pada suatu malam saat ayah Johnny mengadakan pertunjukan sepeda motor yg extreem, ia meninggal. Johnny menuduh Mephistopheles lah yang secara tidak langsung membunuhnya. Tapi mau bagaimana lagi, jiwanya Johnny sudah dijual, ia pun menyesal. Ia kehilangan keluarga, pacar, dan yang ada cuma keberanian yang bertambah besar. Setelah dewasa ia menjadi seperti ayahnya, pergi ke berbagai kota untuk menggelar pertunjukan sepeda motor yang berbahaya. Johnny terkenal karena aksinya, beberapa aksi berbahya yang sempat mengancam nyawanya berhasil dia lewati. Karena apa, tentu saja Mephistopheles yang menyelamatkan nyawanya. Baginya Johnny seperti investasi, jadi rugi banget kalau dia sampai mati.



Menyadari dirinya memperoleh kutukan sebagai pengendara hantu, Mephistopheles memberikan tugas untuk melawan anaknya sendiri Blackheart (Wes Bentley) yang datang ke bumi dari neraka untuk mencari surat kontrak yang dibawa pergi dan disembunyikan oleh pengendara hantu sebelumnya sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Jika Johnny berhasil melakukan tugasnya, maka ia dibebaskan dari kutukan sebagai Ghost Rider dan jiwanya pun dikembalikan. Pacarnya Johnny Roxanne Simpson (Eva Mendes) pun akhirnya ikut terlibat masalah karena Blackheart menganggapnya sebagai kelemahan Johnny dan bisa dimanfaatkan.Dengan bantuan pria tua yang dia temui di perkuburan ia mendapatkan surat perjanjian tersebut dan siap melawan Blackheart. Ternyata pria tua tersebut adalah Caretaker (Sam Elliott), sang pengendara hantu sebelumnya yang membawa kabur kontrak perjanjian seribu jiwa-jiwa jahat dari kota San Venganza. Melalui surat tersebut, jiwa-jiwa jahat bisa dipanggil dan nantinya dapat membahayakan umat manusia. Dari sini bisa dilihat bahwa orang yang bisa menjadi Ghost Rider harus cowok dan bisa naik kendaraan (motor, kuda) yang larinya cepat. Wahh.. berarti gw ga bisa dong jadi Ghost Rider, gw kan ga bisa nyetir ^_^ Saat akan berpisah, Caretaker mengatakan bahwa tetaplah berada di tempat gelap. Karena itu satu"nya cara agar Johnny bisa tetap berubah menjadi Ghost Rider dan mendapatkan kekuatannya.

Endingnya bagaimana? Tentu saja kebaikan menang melawan kejahatan. Saat Mephistopheles akan mencabut kutukan sebagai pengendara hantu dari diri Johnny, dia tidak mau karena masih merasa dendam dengan Mephistopheles atas kematian ayahnya dan dia berjanji akan melawan Mephistopheles dengan kekuatan yang dia miliki. Eitts... tapi film ini belum 100% ending, masih ada sequelnya. Jadi pingin nonton nich lanjutan ceritanya...

Labels:

posted by Brillie 00:10   4 comments
 
4 Comments:

Post a Comment

Thank you for reading my entry, don't forget to leave a message ^_^

<< Back to top

Home | Free Download Games | Cheap Advertise | Domain Get Paid


American Dreamz
Parodi American Idol dan beberapa unsur politik dengan melibatkan Presiden USA. Nama film ini American Dreamz, menceritakan tentang acara talent show yang paling populer saat ini di amerika. Ceritanya bermula dari Presiden USA Joseph Staton (Dennis Quaid) yang selalu didekte oleh (Willem Dafoe) untuk lebih bisa 'terlihat' di depan public. Salah satu caranya adalah menjadi juri tamu dalam acara TV populer saat ini yang sedang digandrungi warga amerika, yaitu American Dreamz. Mimpi para penduduk amerika untuk menjadi idola dan terkenal lewat ajang menyanyi. Host sekaligus juri Martin Tweed (Hugh Grant), mencari kontestan" baru untuk American Dreamz musim baru. Aneh bgt, ajang besar seperti itu tapi penilaiannya subjektif, yah walaupun ada bantuan dari polling telpon.

Kontestan American Dreams yang paling ditonjolkan di sini adalah Sally Kendoo (Mandy Moore), seorang gadis yang terobsesi untuk bisa menjadi jawara di ajang tersebut bagaimanapun caranya. Ia juga mempunyai mantan pacar seorang veteran perang iraq yang baru saja ikut berperang tapi sudah kena tembak di tangannya. Sally bersama agennya pun berencana memanfaatkan mantan pacarnya William Williams (Chris Klein) agar bisa menarik simpati warga amerika agar menang di ajang tersebut. Kontestan kedua adalah Omer (Sam Golzari), yang sebenarnya warga negara Iraq yang terpaksa pindah ke amerika, Southern California dan tinggal bersama sepupunya Iqbal (Tony Yalda) and Shazzy (Noureen DeWulf). Sebenarnya menjadi salah satu kontestan American Dreamz bukan keinginannya, sebenarnya yang mendaftar adalah sepupunya. Ia tidak sengaja terpilih menggantikan Iqbal setelah tim penilai dari American Dreamz melihat Omar menari. Awalnya Iqbal marah dan kecewa, namun akhirnya ia memutuskan untuk mendukung Omar dan menjadi manajernya. Oh ya, alasan Omar pindah ke Amerika gara" disuruh oleh organisasi teroris untuk membalas dendam, ibunya juga meninggal saat serangan Amerika ke Iraq.


Hal tersebut tidak disia-siakan oleh organisasi terorisnya Omar. Omar sebisa mungkin harus bisa masuk ke dalam babak final, agar bisa membunuh Presiden USA dengan dibekali bom bunih diri untuk membalas dendam. Di sisi lain, Sally dan Martin mempunyai affair, mereka bercinta. Sialnya mereka, hal tersebut diketahui oleh pacarnya Sally, William yang melihat perbuatan mereka dari lubang kunci. Pada saat malam final dan yang tersisa tinggal Omar dan Sally, Omar memutuskan untuk tidak mengikuti perintah pimpinan organisasinya. Ia melepas bom yang tadinya sudah ia pakai di tubuhnya dan membuangnya di tempat sampah di toilet pria. Omar merasa bahwa membunuh Presiden USA bukan solusi terbaik untuk menghentikan perang Iraq-Amerika. William yang kecewa dan frustasi karena dibodohi pergi ke toilet dan membuang cincin pertunangannya dengan Sally. Awalnya William berniat melamar Sally setelah Sally bernyanyi, namun batal gara" dia melihat adegan Sally dan Martin di ruang artis. Pada saat membuang cincinnya ke tempat sampah, ia melihat bom bunuh diri yang tadi ditinggalkan Omar.

Di panggung, pada saat Sally ingin bernyayi William datang dengan ancaman akan meledakan dirinya dan Sally karena dia merasa dikecewakan dan hidupnya sudah hampa tanpa Sally. Secara Sally adalah cewek yang dia cintai sejak masih SMA. Endingnya tragis juga sih, penonton bubar, walaupun Presiden dan Omar sudah membujuknya untuk tidak melakukan hal bodoh itu, tetap tidak mempan. Pada akhir lagu American Dreamz yang dinyanyikan William, ia mendekatkan diri ke kamera yang dibawa Martin dan sedang LIVE, meledakkan diri mereka berdua. Alhasil, matilah William dan Martin. Kabar baiknya adalah, William menjadi pemenang American Dreamz dengan perolehan suara paling banyak sepanjang sejarah, Omar sebagai juara kedua melakukan tur keliling amerika sebagai superstar dan tetep Iqbal menjadi manajernya, tiga teroris yang menyuruh Omar melakukan bom bunuh diri akhinya dipenjara dan mereka jadi kecanduan acara American Dreamz, Sally sendiri sebagai Ameria's sweetheart terpilih menjadi pembawa acara baru di American Dreamz menggantikan Martin Tweed, pak Presiden USA sendiri menjalani hari" baru dan lebih baik. Dia baru saja pulang dari timur tengah dan mengganti asistennya yang dulu suka mendektenya dengan istrinya sendiri yang membuatnya lebih kompak dalam menghadapi masalah" kenegaraan.

Labels: ,

posted by Brillie 00:07   2 comments
 
2 Comments:

Post a Comment

Thank you for reading my entry, don't forget to leave a message ^_^

<< Back to top

Home | Free Download Games | Cheap Advertise | Domain Get Paid


Tuesday, 15 April 2008
Election
Film yang dibuat berdasarkan novel yang judulnya sama dan pernah masuk daftar 50 film terbaik SMA dan masuk dalam nominasi Academy Award untuk Best Adapted Screenplay, tetap nggak membuatku lantas menyukai film ini. Dari judulnya saja judah bisa ditebak (ELECTION) film ini berbau politik dan aplikasinya yang diterapkan di sekolah SMA, yaitu pemilihan ketua OSIS. Ceritanya tentang seorang siswi SMA yang berambisi untuk menjadi ketua OSIS, seorang guru yang masa depannya hancur karena mempunyai affair dengan siswi tersebut, seorang sahabat dari guru tersebut yang mempunyai affair dengan mantan istri sahabatnya itu, seorang siswa jago main football yang patah tulang kaki dan frustasi dan akhirnya bangkit dengan mencalonkan diri sebagai ketua OSIS atas dukungan gurunya, seorang siswi yang tidak sadar bahwa dirinya lesbian sekaligus adik kandung dari siswa yang kakinya patah, suka pada sahabatnya sendiri Lisa (Frankie Ingrassia) dan ikut2an frustasi dan akhirnya mencalonkan diri juga menjadi ketua OSIS. Gimana, mbulet nggak baca penjelasanku? Samaaaa... aku yang nonton aja juga bingung nggak ngeh!

Tersebutlah di suatu pinggiran kota Omaha, Nebraska terdapat sebuah SMA dan Jim McAllister (Matthew Broderick) mengajar di sana sebagai seorang guru. Mungkin bagi sebagian orang menyedihkan untuk menjadi guru, dimana para siswanya telah lulus, melanjutkan ke universitas, mendapat pekerjaan yang gajinya besar sedangkan dia masih tetap berada di depan kelas, menerangkan murid2nya dengan coretan di papan tulis. Di sisi lain Tracy Enid Flick (Reese Witherspoon) yang yakin bahwa dia satu2 kandidat yang berkualitas dan tak terkalahkan untuk menjadi ketua OSIS mempunyai sisi lain kehidupan pribadi yang secara tidak langsung menjadi penyebab sialnya hidup Jim. Dua kakak beradik Paul Metzler (Chris Klein) dan Tammy Metzler (Jessica Campbell), menjadi rival dalam pemilihan ini karena alasan konyol. Satu hal yang aku suka dari film ini adalah sisi lain dari penerapan demokrasi di sekolah. Dalam kampanyenya, Tammy mengatakan bahwa jika ia menjadi ketua OSIS, dia akan membubarkan organisasi itu agar murid2 di sekolah itu tidak usah perlu berkumpul lagi di aula tahun depan dan memberikan suaranya dalam memilih ketua baru. Buat apa? Mereka yang memilih juga belum tentu peduli dengan semua yang akan terjadi. Satu2nya orang yang akan peduli adalah dirinya sendiri. Walaupun terpilih tetap nggak membuat keadaan berubah, apakah murid akan menjadi pintar, apakah siswa yg dikucilkan akan diterima, dsb. Benar sich... di Indonesia juga gitu. Jadi, ngapain susah2 cari pemimpin baru kalau yang terpilih nantinya sama saja seperti pemimpin lama.


Film ini menceritakan dari banyak sudut pandang, dari sudut pandang keempat orang itu. Jadi bukan cerita subjektif satu orang, walaupun yang banyak diceritakan kehidupannya dan dikecewakan adalah Jim. Ending dari film ini, Tracy diterima di universitas terbaik Georgetown University, tapi sama seperti di SMA dulu dia tidak mempunyai banyak teman. Paul juga melanjutkan kuliah, dia befikir mungkin kalau dia yang terpilih menjadi ketua OSIS waktu itu, mungkin dia tidak dicampakkan oleh Lisa pacarnya (yang juga mantan sahabat adikknya) yang sekarang berpacaran dengan kapten football temannya sendiri. Tammy menemukan pacar baru si sebuah sekolah katolik (tetep bo' cewek pacarnya...). Bagaimana dengan Jim? Nah.. setelah ketahuan ada affair dengan mantan istri sahabatnya, dia bercerai dengan istrinya dan pindah ke New York menjadi guide di musium. Hikmahnya, dia nggak perlu lagi menggunakan mobil kalau mau ke mana-mana dan bisa membaca koran saat di kereta. Dia masih berfikir bahwa yang paling menyedihkan sebenarnya adalah hidupnya Tracy. Yah, walaupun dia kaya dan sukses, tetap saja semua kehidupannya adalah palsu. Dia menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan apa yang dia mau, ingin populer, 'terlihat' dan parahnya orang seperti itu tidak mempunyai banyak sahabat sejati. Namanya juga politik. Ckk...ck..ck..


Labels:

posted by Brillie 23:59   0 comments
 
0 Comments:

Post a Comment

Thank you for reading my entry, don't forget to leave a message ^_^

<< Back to top

Home | Free Download Games | Cheap Advertise | Domain Get Paid


Saturday, 12 April 2008
Wolf Creek
Wolf Creek sebenarnya adalah film lama buatan Australia pada tahun 2005. Mungkin karena bagus maka Indonesia pun membawanya untuk 'dijual' di 21. Bagi penggemar fil horor, mungkin film ini bisa menjadi salah satu pilihan ditengah persaingan film horor buatan Indonesia. Tapi untuk ceritanya sendiri, Anda yang lebih pantas untuk menilainya. Nantikan segera di 21 kesayangan di kota Anda.

Cerita ini berawal dari dua orang turis asal Inggris yang sedang berada di Australia. Suatu hari Liz Hunter (Cassandra Magrath) dan Kristy Earl (Kestie Morassi) bertemu dengan pria setempat bernama Ben Mitchell (Nathan Phillips) di sebuah pesta. Mereka akhirnya memutuskan untuk berlibur dan menghabiskan waktu bersama dan pergi ke Wolf Creek. Wolf Creek itu seperti daerah bekas kejatuhan meteor. Kalo ga' salah di amerika ada daerah seperti itu. Masalah mulai muncul saat mobil yang mereka kendarai tidak bisa dinyalakan, akhirnya mereka memutuskan untuk istirahat pada malam itu. Mick Taylor (John Jarratt) pun datang dengan dalih mau membantu memperbaiki mobil. Mereka tidak sadar bahwa sebenarnya mereka telah diberi minuman yang di dalamnya terdapat semacam obat bius yang menyebabkan mereka tidak sadarkan diri.


Keesokan harinya mereka bangun dan mendapati tubuhnya diikat. Liz melihat Mick telah melakukan pelecehan seksual terhadap Kristy, menyiksanya, dsb. Kedua turis itu, Liz dan Kristy mencoba melarikan diri dari Mick. Berlari di dalam kegelapan dan tanpa harapan. Mereka pun memutuskan untuk kembali ke camp untuk mencari mobil yang bisa digunakan untuk melarikan diri. Liz yang terlihat lebih berani menyuruh Kristy untuk melarikan diri, pergi jika Liz tidak juga keluar dari camp itu dalam waktu 5 menit. Sedangkan Liz masuk ke dalam dan menemukan bahwa banyak mobil berada di sana. Liz mengira bahwa Mick itu pembunuh turis profesional. Liz pun terbunuh. Saatnya Mick membunuh Kristy yang melarikan diri. Ya, setelah lama berlari dan kejar-kejaran dengan Mick, akhirnya Kristy terbunuh juga.

Nasib Ben bagaimana? Dia menemukan dirinya berada di sebuah tambang. Dia pun melarikan diri, berjalan jauh hingga akhirnya pingsan dan diselamatkan oleh dua turis asal Swedia. Ben pun memberi keterangan kepada polisi setempat tentang menghilangnya banyak turis-turis perempuan secara misterius. Mick sendiri bagaimana? Dia masih hidup, berkeliaran dan belum ditemukan.



Labels: ,

posted by Brillie 00:58   2 comments
 
2 Comments:

Post a Comment

Thank you for reading my entry, don't forget to leave a message ^_^

<< Back to top

Home | Free Download Games | Cheap Advertise | Domain Get Paid


Over The Hedge
Sekelompok 'keluarga' binatang yang berada di pinggiran kota dikibulin seorang Rakun gara-gara Rakun tersebut berhutang makanan (snack) kepada beruang ganas yang menyukai keripik kentang. Woww... baru kali ini aku melihat film animasi hewan suka makan chiki, snack, nacho, kripik, dsb Hehehe... ^_^ Sama seperti film-film animasi lainya yang dibuat oleh Disney Pixar, Dreamworks, dsb film ini menggabungkan antara kehidupan hewan-hewan yang bisa berbicara dan kehidupan manusia.

Bermula ketika RJ si Rakun (Bruce Willis) kelaparan dan mencoba mencari makanan, akhirnya dia menemukan gua tempat tinggal seekor beruang yang bernama Vincent (Nick Nolte) yang sedang tidur panjang. Beruang tersebut mempunyai banyak makanan ringan di guanya. Sebenarnya RJ sudah mendapatkan cukup, malah lebih dari makanan yang ia butuhkan. Tapi dasarnya rakun itu rakus, masih aja ada yang kurang dan akhirnya keributan yang ida timbulkan membuat Vincent terbangun. Sialnya, kereta RJ yang penuh dengan makanan snack tadi jatuh ke bawah bukit dan hancur berkeping-keping dihantam mobil. Vincent yang marah segera ingin melahap RJ. Namun RJ pintar berkelit dan berjanji mengganti semua makanan yang telah hilang. Vincent pun setuju dan memberi batas waktu penyerahan makanan pada saat bulan purnama. Itu tandanya ia hanya punya waktu seminggu untuk mengumpulkan banyak snack, termasuk Spuddies - kripik kentang yang sangat disukai Vincent. Wah, kalo itu mah saya juga doyan!

Ditengah kebingungan RJ, dia mendengar sekelompok 'keluarga' hewan yang terdiri dari si kura-kura Verne (Gary Shandling), yang selalu protes karena disebut dari spesies Amphibi padahal dia seorang Reptil. Seekor tupai yang hiperaktif banget, bawaannya seperti cacing kepanasan nggak bisa diem, Hammy. Stella si sigung yang tidak menyadari inner beauty yang dimilikinya (tentunya selain bau yang ditimbulkan oleh sigung :-)). Ozzie dan anak perempuannya Heather si tikus putih, keluarga landak Lou dan istrinya Penny, juga anak-anak mereka Spike, Bucky, dan Quillo. RJ berencana memanfaatkan mereka yang mempunyai sifat alami sebagai binatang pengumpul makanan. RJ pun memberi tahu bahwa ada makanan enak yaitu snack dan mengajari trik-trik mengumpulkan makanan secara 'modern'. Mulanya pengumpulan makanan berjalan lancar, sampai akhirnya datang pembasmi hama.

Film ini lucu juga seru. Ada Avril Lavigne loh yang ikut berpartisipasi mengisi suara Heather. Tapi menurutku sama sekali nggak mirip suaranya Avril saat ia menyanyi. So, endingnya bisa ditebak kok. RJ diterima di 'keluarga', Stella akhirnya punya pacar seekor kucing persia (kucingnya Gladys) yang namanya panjang banget ada Mahmood-nya segala. Hehehe.. tapi panggilannya Tiger. Gladys Sharp sang pemilik rumahnya diganggu oleh teman-teman kita yang lucu itu dan Dwayne LaFontant si pembasmi hama akhirnya ditanggkap polisi karena menggunakak senjata pembasmi hama ilegal yang melanggar konfrensi jenewa. Wuihh... kasihan juga loh, Gladys jadi botak dan rumahnya porak-poranda karena senjata yang mengenai dirinya sendiri. Bagaimana dengan Vincent? Ia juga diringkus dan akan dibuang ke pegunungan Rocky, kasihan...

Labels:

posted by Brillie 00:57   1 comments
 
1 Comments:
  • At 15 April 2008 12:27, Anonymous Lemonjuz said…

    lucu filmnya!! wkk wkkk
    terutama waktu si kucing penjaga rumah jadian sama tupai (tupai ya?) yg nyamar jadi kucing...
    anyway met kenal yaaa

     

Post a Comment

Thank you for reading my entry, don't forget to leave a message ^_^

<< Back to top

myprofile
Name: Brillie
Home: Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
About Me:
See my complete profile


Advertising

Roseate Marketing Tips





previouspost
Running Equipments and Gadget
Enjoy Luxurious Mallemort
Win $500 Cash And An iPod Nano RoseateMarketingTip...
Banner stands for trade shows
Let's get the payday loan for today
Easily Get Cash Advance Loan
Fingerprint Door Locks
Dog Care Buying Guide
Indo Contest giving away 1 Year WebHosting Account...
2009 Resolution with goalforit!


myarchives
January 2008
February 2008
March 2008
April 2008
May 2008
June 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
December 2008
January 2009
February 2009
March 2009
April 2009


bloginfo
This blog is powered by Blogger.
Blog designed by TemplatePanic.

Analyst Sistem | Brillianty Diary | Brillie Luphobia | City Nite Life | Fake Money | Information Games | Mini Games | Movie Holic | Movie Review | Paid Review Collection | Riyan Charlie